Video Tentang Tentara Amerika Yang Menambak Dengan Membabi Buta Penduduk Iraq dan 2 Wartawan Reuters


Jaminan Pembunuhan

Update: Pada tanggal 6 Juli 2010, Bradley Manning, seorang berusia 22 tahun analis intelijen Angkatan Darat Amerika Serikat di Baghdad, dituduh telah membocorkan video ini (setelah diduga berbicara dengan seorang wartawan ).

Para pengungkap tentang dokumen pentagon, Daniel Ellsberg, telah disebut Mr Manning seorang 'pahlawan'. Dia sekarang dipenjara di Kuwait.

April 5, 2010 10:44 EST WikiLeaks telah merilis video bagaimana militer AS digambarkan membunuhan dengan Membabi buta lebih dari selusin orang di pinggiran Irak Baghdad termasuk dua staf berita Reuters menjadi korbannya.

Reuters telah berusaha untuk mendapatkan video ini melalui Freedom of Information Act,namun tanpa hasil sejak saat serangan terjadi.Video, tembakan dari helikopter Apache-pemitar, jelas menunjukkan pembunuhan tak beralasan pada wartawan Reuters terluka dan penyelamat nya. Dua anak anak yang terlibat dalam penyelamatan juga serius terluka.

Versi pendek



Versi lengkap





Jaminan Pembunuhan WikiLeaks ': Kisah Saksi mata Tentara AS Ethan McCord's

Pihak militer tidak mengungkapkan bagaimana staf Reuters tewas, dan menyatakan bahwa mereka tidak tahu bagaimana anak-anak terluka.
Setelah tuntutan dari Reuters, kejadian diselidiki dan militer AS menyimpulkan bahwa tindakan para prajurit telah sesuai dengan hukum konflik bersenjata dan pembelaan diri "Rules of Engagement".


Akibatnya, WikiLeaks merilis Peraturan diklasifikasikan Keterlibatan untuk tahun 2006, 2007 dan 2008, mengungkapkan aturan ini sebelum, selama, dan setelah pembunuhan.
WikiLeaks telah merilis video asli berdurasi 38 menit dan versi yang lebih pendek dengan analisis awal. Sub judul telah ditambahkan ke kedua versi dari transmisi radio.
WikiLeaks diperoleh video ini serta mendukung dokumen dari sejumlah pelapor militer. WikiLeaks bersusah payah untuk memverifikasi keaslian dari informasi yang diterimanya.

Kami telah menganalisis informasi tentang insiden ini dari berbagai bahan sumber. Kami telah berbicara dengan saksi dan wartawan langsung terlibat dalam insiden itu.

WikiLeaks ingin memastikan bahwa semua informasi yang bocor yang diterimanya mendapat perhatian yang layak.Dalam kasus ini, beberapa orang yang tewas adalah wartawan yang hanya melakukan pekerjaan mereka: menempatkan kehidupan mereka yang beresiko untuk meliput perang.

Irak adalah tempat yang sangat berbahaya bagi wartawan: dari 2003 - 2009, 139 wartawan tewas saat melakukan liputan.

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

Populer